Jika kita mendengar istilah “Perpustakaan”, yang ada di benak kita adalah sebuah ruangan yang didalamnya terdapat berbagai macam buku yang tersusun rapih dalam sebuah rak, dengan suasana yang hening dan nyaman untuk membaca. Itulah perpustakaan. Sebuah konsep tempat dimana kita bisa belajar sesuatu dari buku-buku yang telah beredar. Kita pasti tahu dan memahami, bahwa jumlah buku yang beredar saat ini, baik buku yang bersifat umum sampai dengan “text book” yang dijadikan panduan dan acuan dalam proses belajar mengajar, sangatlah banyak. Jutaan, puluhan juta, bahkan bisa sampai ratusan juta bahkan milyaran jumlah buku. Pertanyaan selanjutnya adalah, bagaimana kita menyimpannya dalam sebuah ruangan ? Apakah setiap penambahan buku setiap tahunnya berarti itu sama dengan kita memperbesar ruangan perpustakaan ? Saya tidak bisa membayangkan luas ruangan, jika setiap perpustakaan setiap tahunnya melakukan investasi buku dalam jumlah besar. Bisa jadi gedung perpustakaannya, akan menjadi kayak gedung mall…
Perkembangan internet saat ini sudah begitu pesat. Bisa dikatakan bahwa internet adalah pusat dari segala informasi. Terlepas dari valid atau tidaknya informasi, namun apapun informasi yang kita inginkan, kita bisa mendapatkannya di internet, tentu dengan bantuan search engine, seperti google, yahoo dan sebagainya. Tugas kita adalah menyaring setiap informasi yang ada. Karena di era internet, kebebasan menyampaikan informasi adalah segalanya. Kita yang harus menjadi “pengawal” dari setiap informasi yang kita terima.
I’m Back… Yah setidaknya itulah sedikit perasaan yang saya rasakan pada saat menulis blog ini kembali. Tak terasa, udah hampir 5 bulan, saya tidak menulis apa-apa di dalam blog saya ini. Tulisan terakhir saya di blog ini adalah di Bulan Mei 2011. Sebenarnya banyak sekali yang ingin saya utarakan di blog ini, tapi kembali ke masalah klasik, yaitu waktu dan keinginan. Begitu banyak ide saya yang terbuang, yang akhirnya tidak bisa saya tuangkan ke dalam blog ini.
Ada point yang saya rasa menjadi acuan utama dalam kehidupan saya, yaitu fokus dan manajemen waktu. Hampir semua orang, tidak terkecuali saya, terkadang meremehkan dengan yang namanya fokus. Fokus dan manajemen waktu, adalah dua buah ikatan yang saling terkait dan saling pengaruh. Kalo kita tidak bisa mengatur waktu kita makan kita tidak akan bisa fokus terhadap apa yang sedang atau akan kerjakan. Begitu bula sebaiknya, jika kita tidak fokus terhadap apa yang kita kerjakan, waka semakin banyak waktu yang terbuang percuma, yang pada akhirnya akan membuat hasil yang diharapkan menjadi buruk.
Tingkat persaingan bisnis kian hari semakin berat dan ketat. Seperti dalam sebuah kompetisi sepakbola, persaingan antar tim akan semakin ketat hari demi hari. Strategi untuk memenangkan pertandingan menjadi suatu hal yang sangan menentukan bagi sebuah tim. Begitu pula dalam persaingan bisnis, strategi bisnis sangatlah menentukan perkembangan perusahaan di masa yang akan datang. Perusahaan dinyatakan sebagai pemenang apabila perusahaan tersebut mampu memenuhi produk atau layanan yang diinginkan oleh para pelanggannya. Dan caranya adalah dengan menerapkan strategi bisnis yang tepat.
Disatu sisi, saat ini penggunaan teknologi informasi yang diintegrasikan dengan proses pekerjaan di sebuah perusahaan sudah menjadi kebutuhan mutlak. Hal ini dikarenakan adanya kebutuhan dari perusahaan tersebut untuk meningkatkan kemampuannya dalam menganalisis masalah-masalah yang dihadapinya serta dalam pengambilan keputusan. Ketersediaan data dan informasi yang lengkap, benar dan tepat sudah menjadi kebutuhan pokok bagi kelangsungan hidup sebuah perusahaan.
Kota Jakarta adalah ibukota Republik Indonesia yang dinamis, sebuah negara yang terdiri dari 17.000 pulau dengan populasi lebih dari 200 juta orang. Terdiri dari 300 kelompok etnis yang berbicara dalam 200 bahasa dan dialek, masyarakat Indonesia menunjukkan keanekaragaman dalam linguistik, kebudayaan dan tradisi keagamaan. Sebagai ibukota negara, Jakarta merupakan “tempat berkumpul” perwakilan dari seluruh Nusantara. Kota Jakarta adalah kota yang hampir tidak pernah sepi dan tidak pernah mati dari segala macam aktivitas.
ENJOY JAKARTA, itu adalah slogan yang dicanangkan oleh pemerintah kota Jakarta. Masuk akal, jika merujuk kepada status Jakarta sebagai ibu kota Republik Indonesia. Namun menjadi “tidak masuk akal” jika melihat kondisi lalu lintas dan transportasi yang ada di Jakarta saat ini. Macet dan Macet.. . Itulah suasana kondisi lalu lintas yang ada di kota Jakarta.










