Internet adalah Perpustakaan
By siheyu | October 5, 2011
Jika kita mendengar istilah “Perpustakaan”, yang ada di benak kita adalah sebuah ruangan yang didalamnya terdapat berbagai macam buku yang tersusun rapih dalam sebuah rak, dengan suasana yang hening dan nyaman untuk membaca. Itulah perpustakaan. Sebuah konsep tempat dimana kita bisa belajar sesuatu dari buku-buku yang telah beredar. Kita pasti tahu dan memahami, bahwa jumlah buku yang beredar saat ini, baik buku yang bersifat umum sampai dengan “text book” yang dijadikan panduan dan acuan dalam proses belajar mengajar, sangatlah banyak. Jutaan, puluhan juta, bahkan bisa sampai ratusan juta bahkan milyaran jumlah buku. Pertanyaan selanjutnya adalah, bagaimana kita menyimpannya dalam sebuah ruangan ? Apakah setiap penambahan buku setiap tahunnya berarti itu sama dengan kita memperbesar ruangan perpustakaan ? Saya tidak bisa membayangkan luas ruangan, jika setiap perpustakaan setiap tahunnya melakukan investasi buku dalam jumlah besar. Bisa jadi gedung perpustakaannya, akan menjadi kayak gedung mall…
Perkembangan internet saat ini sudah begitu pesat. Bisa dikatakan bahwa internet adalah pusat dari segala informasi. Terlepas dari valid atau tidaknya informasi, namun apapun informasi yang kita inginkan, kita bisa mendapatkannya di internet, tentu dengan bantuan search engine, seperti google, yahoo dan sebagainya. Tugas kita adalah menyaring setiap informasi yang ada. Karena di era internet, kebebasan menyampaikan informasi adalah segalanya. Kita yang harus menjadi “pengawal” dari setiap informasi yang kita terima.
Apakah internet dapat dikatakan sebagai perpustakaan ? Tentu bisa.. Yang membedakan antara perpustakaan dan internet, hanyalah media.. Makanya sekarang tercipta sebuah konsep e-library atau internet library. Namun apapun konsepnya itu, bisa dikatakan bahwa internet adalah sebuah perpustakaan. Jika perpustakaan konvensional, masih menggunakan buku secara fisik sebagai media pusat informasi, internet menggunakan media digital sebagai medianya. Tidak hanya buku biasa, buku “text book”pun sekarang, menggunakan media digital sebagai proses penyebaran. Disamping mengurangi ongkos produksi karena tidak perlu mencetak, pembaca pun dapat dengan mudah membeli dan membacanya..
Sehingga jika kita ingin mengembangkan pusat sumber informasi di dalam sekolah, kampus, organisasi ataupun tempat lainnya, lebih baik mengembangkan koneksi interet sebagai sumber informasinya. Pengembangan bandwith internet, kapasitas server, kapasitas media penyimpanan dan infrastruktur internet lainnya. Berbahagialah kita yang hidup di dunia internet, karena siapapun bisa belajar, bisa mendapatkan informasi yang diinginkan tanpa memandang sisi apapun..
Sekarang semuanya tergantung kita.. Bagaimana kita memanfaatkan internet sebagai perpustakaan dan media informasi, daripada kita gunakan untuk hal hal yang negatif lainnya…
*Sekedar sharing, sambil menunggu jam macet…







